Kota Bandar Lampung terus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dan ruang terbatas perkotaan untuk budidaya pertanian melalui konsep Urban Farming.

Kepala Dinas Pertanian menyatakan bahwa inovasi pertanian hidroponik, vertikultur, dan microgreens sangat relevan dengan dinamika kota metropolitan. Pada tahun anggaran 2026, telah disalurkan bantuan bibit sayuran, nutrisi AB Mix, dan instalasi hidroponik percontohan bagi puluhan Kelompok Wanita Tani (KWT) di 20 Kecamatan.

Diharapkan gerakan ini mampu menekan inflasi daerah khususnya komoditas cabai merah dan sayuran daun segar.